Wednesday, March 22, 2017

Repost: Datang (Pagi-Pagi) ke Big Bad Wolf 2016

Karena Big Bad Wolf akan kembali ke Indonesia tahun ini, post ini saya publish ulang. Aslinya ini di-post tanggal 5 Agustus 2016.

**********

Ada serigala besar nan jahat mengintai dompet para pecinta buku yang berdomisili di Jabodetabek. Big Bad Wolf Indonesia 2016 dipromosikan sebagai pesta diskon buku impor yang berlangsung tanggal 1-8 Agustus 2016. Waspadalah! Auuuuuuuuuu~

Saya datang ke BBW pada saat long weekend. Sebelumnya temen sudah mengabari untuk jangan datang di siang hari karena antriannya panjang banget, untuk masuk dan bayar masing-masing bisa sampai 1 jam. Berbekal informasi itu, saya dan kakak berencana untuk berangkat setelah subuh. Namun apa daya, karena sarapan di rumah lebih mengundang akhirnya kami baru berangkat dari rumah jam 6, hehe.

Kami berangkat ke International Convention Center (ICE) BSD dengan mobil. Pergi ke ICE dengan mobil memang pilihan paling nyaman, karena di daerah BSD nggak banyak angkutan umum (atau malah nggak ada?). Di dekat ICE BSD ada AEON Mall dan Prasetya Mulya Business School. Kalau sudah lihat dua bangunan itu (harusnya kelihatan dari jauh karena tulisannya besar), berarti sudah ke arah yang benar.

Untungnya datang pagi adalah: parkiran belum penuh jadi masih bisa pilih parkir dekat pintu hall. Pas kami sampai juga nggak ada antrian masuk, langsung masuk ke hall dan disambut tumpukan buku-buku yang berbaris rapi berdasarkan genre dan nama pengarang.

Buku diskon pasti bikin kalap dong. Untungnya BBW menyediakan keranjang beroda untuk membawa hasil “buruan” supaya tangan leluasa untuk mencari “mangsa” baru. Tapi kalau datangnya siang pasti sudah nggak kebagian. Urusan keranjang ini bisa diakali dengan menunggu penuh kesabaran dekat meja kasir atau bawa koper beroda sendiri. Ada yang sampai bawa 2 koper lho.

Nah bagi yang datang lebih pagi, tumpukan bukunya masih rapi. Orang-orang cenderung mengambil buku yang diminati sambil keliling dan nanti baru disortir sebelum bayar. Di pinggir hall juga ada yang meninggalkan setumpuk buku tidak lolos sortir (I’m guilty too, sorry...). Kebayang dong ada ratusan manusia di Hall 10 dan 9 melakukan hal yang sama. Yes, tumpukan buku jadi berantakan dan tercampur. Saran untuk penyelenggara: Adakan drop box untuk buku-buku yang sudah diambil tapi tidak jadi dibeli, seperti di perpustakaan. Drop box ini juga bisa membantu staf untuk menyusun ulang buku.

Semakin siang, pengunjung semakin banyak dan memilih buku nyaris tidak ada bedanya dengan memilih baju dari keranjang sale di department store. Semua meja dikelilingi orang dan bergerak pun kurang leluasa. Mungkin ini memang seninya belanja diskonan.




Suasana Big Bad Wolf 2016. Iya, itu buku semua.

Kelebihan lainnya datang pagi adalah antrian bayar tidak panjang. Kemarin saya dan kakak mulai antri jam 10.30 dan baru selesai bayar jam 12.30. Kami antri 2 jam saudara-saudari sebangsa dan setanah air! Itu pun sudah antri di barisan kartu mandiri yang relatif lebih pendek. Gara-garanya kami keterusan lihat buku, eh tiba-tiba jadi susah jalan karena antrian bayar sudah mengular di antara barisan buku. Baru deh kami langsung antri pakai shift. Team work sangat penting di sini, yeaaah! Beruntunglah para morning people yang datang ekstra pagi. Pas saya sampai jam 7 pagi antrian masih sangat pendek, bahkan masih bisa pilih antrian. Saran untuk penyelenggara: Untuk kondisi 2 hall pada BBW 2016 bisa dibagi Hall 10 untuk buku dan Hall 9 untuk kasir, supaya antrian untuk membayar tidak menghalangi yang masih mau lihat-lihat buku.

Bagaimana koleksi bukunya? Saya menganalogikan koleksi buku di BBW dengan Factory Outlet. Namanya juga diskon, jadi stok buku yang ada itulah yang tersedia. Tapi justru di bazaar seperti ini bisa ketemu buku aneh-aneh yang jarang kita temui. Saya masih menemukan buku populer seperti Hunger Games dan Maze Runner (lucky me yang belum pernah baca jadi dapat kedua serial tersebut dengan Rp 350.000 saja!).


Kalau dengan harga normal mungkin hanya dapat dua buku
Pokoknya kunci ke BBW adalah harus siap budget dan usahakan berangkat pagi. Saya sangat puas dengan hasil buruan di Big Bad Wolf 2016. Semoga tahun depan si serigala buku kembali ke Indonesia lagi. Please come back, Mr. Wolf!

Hasil berburu di BBW 2016

No comments:

Post a Comment