Sunday, March 19, 2017

Liburan Sambil Mengenal Jakarta Bersama Family Walking Tour

Note: Ini boleh dibilang ulasan yang tertunda karena kami ikut Family Walking Tour di bulan Juni 2016. Post ini sudah jadi draft sejak sekian bulan yang lalu tapi belum pernah saya publish di blog lama.

**********

Tepat sehari sebelum bulan Ramadan, saya dan teman akhirnya ikut walking tour. Akhirnya, karena sebulan sebelumnya kami sudah daftar untuk ikut walking tour tapi batal karena kereta yang tertahan. Entah kenapa pagi itu kereta tertahan di setiap stasiun mulai dari Manggarai sampai Jakarta Kota. Jadinya kami sampai di Stasiun Jakarta Kota jam 10, terlambat satu jam dari waktu yang ditentukan. Tapi kami pikir mungkin itu blessing in disguise karena sejak kami di Stasiun Manggarai gerimis turun tanpa henti. Hari itu kami pun berakhir jadi anak mal (lagi), mencari kado untuk teman.

Sebulan kemudian kami daftar lagi untuk ikut Family Walking Tour dari Wisata Sekolah yang bekerja sama dengan Jakarta Good Guide. Dari deskripsinya sih memang ditargetkan untuk anak sekolah yang sedang libur, tapi kami berdua mau-mau saja ikut hehehe.

Sepertinya sekarang sudah banyak orang yang tahu tentang walking tour ya. Saya sendiri kenal walking tour sekitar 3 tahun yang lalu. Kakak saya dapat rekomendasi dari temannya tentang walking tour di Kyoto. Kami pun mencoba walking tour di Gion, and yaaaaasssss I liked it! Seru deh bisa dapat fakta-fakta kecil tentang geisha dan maiko meskipun betis rasanya kebas begitu walking tour selesai. Dalam perjalanan pulang kami pun sempat bertemu maiko yang sedang berdiri di depan tea house untuk mengantar tamunya pulang (tapi tentu saja tidak kami foto). Setelah itu, kalau saya mau pergi ke suatu tempat saya otomatis mencari info walking tour. Biasanya saya ikut walking tour di hari pertama. Jadi kalau ada info tempat yang menarik dari walking tour dan rasanya belum puas (kadang-kadang di walking tour hanya cerita singkat di depan suatu bangunan tapi nggak masuk ke dalamnya), saya bisa ke sana lagi setelahnya.

Oya kembali ke walking tour yang kami ikuti. Meeting point-nya di Museum Nasional aka Museum Gajah. Awalnya awkward gitu karena yang lainnya anak-anak dan orang tua pendamping semua. Tapi nggak lama kemudian mulai datang juga yang tidak membawa anak, nggak jadi awkward lagi deh haha. Setelah perkenalan singkat dan pembagian pin… kami siap jalan!

Rute perjalanannya Museum Nasional – Kementerian Pariwisata – Patung Arjuna Wijaya (alias Kuda Bayangan) – Monas – Balai Kota DKI Jakarta – Jakarta Smart City Center. Secara jarak termasuk pendek ya untuk ukuran walking tour, mungkin untuk menyesuaikan dengan anak kecil yang memang jadi target utama walking tour ini. Suara tour guide pun jelas terdengar meskipun tidak pakai alat bantu. Ini penting banget, soalnya percuma ikut walking tour kalau suara tour guide-nya nggak jelas (sambil melirik Yeoman Warders Tour di Tower of London -_-). Untuk anak-anak mungkin bisa dikasih lembar aktivitas untuk diisi sepanjang jalan supaya mereka semakin antusias lagi dengerin penjelasan tour guide.

Let's Start! (Sumber: Wisata Sekolah)

Tempat favorit? Hmm… Jakarta Smart City Center! Nggak nyangka ada tempat keren begini di Jakarta. Sistem Jakarta Smart City sangat melibatkan warganya, mudah-mudahan bisa terus diimplementasikan dengan baik. Oh dan ternyata di akhir tour ternyata kami dapat konsumsi yang merupakan bagian dari biaya tour! Jadi berbeda dengan walking tour yang biasa diadakan oleh Jakarta Good Guide dengan sistem pay as you wish, Family Walking Tour ini biayanya Rp 150.000 untuk 2 orang (Rp 50.000 untuk setiap tambahan orang). Asyik juga makan sambil duduk-duduk di kursi depan Balai Kota, seperti lagi piknik.

Saya suka dengan Family Walking Tour yang kami ikuti. Selanjutnya saya mau coba rute yang lain juga. Senang banget ada walking tour untuk semakin mengenal tempat tinggal sendiri (ya walaupun secara teknis saya tinggal di pinggiran luar Jakarta). Nggak sabar untuk ikut walking tour selanjutnya!

No comments:

Post a Comment